PERANG DUNIA I, Perang bagi para Penemu

Bagikan:

Banyak penemuan sekarang yang diasosiasikan dengan Perang Dunia I, seperti kapal selam, torpedo, pesawat tempur dan pesawat pembom.

IPTEK, sejarah, perang dunia, world war, perang, war, penemuan, Big Gun

Seratus tahun yang lalu, konflik internasional yang dikenal sebagai Perang Dunia I dimulai, Akhirnya, Perang Besar dikenal di kalangan tertentu sebagai "perang penemu." Yang pasti, banyak penemuan sekarang yang diasosiasikan dengan Perang Dunia I, seperti kapal selam, torpedo, pesawat tempur dan pesawat pembom yang sebenarnya telah disusun sebelumnya, dan juga Big Gun: “Paris Gun” buatan jerman seperti yang ada di gambar atas. Tekanan dari perang berhasil mendorong kemajuan penemuan-penemuan mereka.

Berikut adalah beberapa teknologi Perang Dunia I yang masih mempengaruhi dunia saat ini.

SONAR

IPTEK, sejarah, perang dunia, world war, perang, war, penemuan, SONAR
Ilustrasi : tanggal 5 September 1914,
sebuah torpedo Jerman menenggelamkan kapal Inggris HMS Pathfinder.
Teknologi untuk mendeteksi U-boats (Kapal selam jerman)
akhirnya mengarah pada pengembangan SONAR.

Pada Perang Dunia I, angkatan laut yang memiliki kapal selam yang digunakan mereka terutama untuk pertahanan pesisir pantai. Jerman berfikir bahwa dengan mengembangkan U-boats (Kapal Selam) dapat menjadi senjata ofensif jarak jauh. Pergeseran dalam strategi militer jerman tersebut memaksa Sekutu untuk juga mulai menggunakan kapal selam ofensif dan mengembangkan tindakan pencegahan untuk melindungi kapal laut pengiriman lintas-Atlantik.

Karya Reginald Fessenden terbukti penting. Setelah tenggelamnya RMS Titanic pada tahun 1912 akibat menabrak sebuah gunung es, pelopor radio asal Kanada ini mulai melakukan eksperimen akustik bawah air untuk mencari cara melindungi kapal dari gangguan bawah laut yang tidak terlihat (gunung es). Hal ini mendorong dia menciptakan sebuah osilator elektro-mekanik, alat yang digunakan di atas kapal laut yang akan mengirimkan suara melalui air pada frekuensi tertentu dan kemudian mendengarkan pantulan suara dari setiap benda di sekitarnya.

Dia mengembangkan teknologi pertama sebagai sarana berkomunikasi dengan kapal selam  dan kemudian sebagai alat peringatan yang ditempatkan pada Buoy (pelampung navigasi laut) untuk mengingatkan kapal mendekati perairan dangkal dan bahaya lainnya. Pada bulan Oktober 1914, Angkatan Laut Inggris membeli ‘Fessenden osilator set’ untuk sarana komunikasi bawah air, dan di November 1915 memutuskan untuk melengkapi semua kapal selam dengan alat tersebut.

Fisikawan Perancis, Paul Langevin merancang versi elektronik dari perangkat Fessenden yang jauh lebih baik dalam mendeteksi objek yang bergerak. Ini termasuk transmitter dan receiver “quartz”, yang dapat meningkatkan jangkauan dan kejelasan sinyal. Pada bulan Februari 1918, ia mencapai jangkauan transmisi hingga 8 kilometer dan gema jelas dari sebuah kapal selam.

The Fesseden osilator terus digunakan hingga akhir Perang Dunia II untuk mendeteksi benda-benda diam seperti tambang.Fessenden dan penemuan Langevin juga menjadi dasar untuk apa yang akan menjadi SONAR.

The Superheterodyne Receiver

IPTEK, sejarah, perang dunia, world war, perang, war, penemuan, superheterodyne receiver


Teknologi radio sudah ada sebelum Perang Dunia I, namun dua penemu saat Perang Dunia I telah merubah itu. Pada tahun 1917 dan 1918, seorang perwira Perancis bernama Lucien Levy dan seorang perwira Amerika bernama Edwin H. Armstrong secara tiba-tiba muncul dengan apa yang akan dikenal sebagai superheterodyne receiver, yaitu suatu cara agar radio dapat mencari sinyal yang jaraknya lebih jauh.

Cara kerja superheterodyne receiver pada dasarnya menumpang pada suatu gelombang radio yang lain, lalu diperkuat dan disaring frekuensi menengah yang dihasilkan, kemudian didemodulasi untuk menghasilkan sinyal audio, dan proses terakhirnya diperkuat untuk output ke pengeras suara atau earphone.

Awalnya, Lucien Levy  mencari cara untuk meningkatkan kerahasiaan transmisi radio. Dia bekerja di menara Eifel, ketika militer perancis menggunakan menara Eifel untuk eksperiment gelombang radio saat Perang Dunia I meletus. Armstrong adalah kapten di Pasukan Amerika Serikat sebelum akhirnya ia dikirim ke Prancis pada tahun 1917 untuk bekerja pada komunikasi radio Sekutu. Pada saat itu, ia sudah terkenal di dunia radio untuk umpan balik sirkuit regeneratif nya (perangkat yang dapat memperkuat sinyal), di mana dia menerima Medali penghargaan pertama dari Institute of Radio Engineers di Paris pada awal 1918.

Air-to-Ground Communication: Komunikasi Suara ke Udara 

Pada awal tahun 1910, para peneliti mendemonstrasikan transmisi nirkabel antara pesawat dan markas pusat kendali. Pada Percobaan ini pilot menekan kode Morse pada pemancar yang diletakan di pangkuannya. Ada beberapa masalah, pilot biasanya terlalu sibuk mengendarai pesawat,daripada mengoperasikan sandi morse. Transmisi Radio suara akan diperlukan untuk komunikasi nirkabel agar lebih praktis di udara. Tapi transmisi suara memerlukan frekuensi yang lebih tinggi daripada transmisi kode Morse, dan membutuhkan sumber daya yang terlalu besar dan berat untuk masuk ke dalam pesawat pada waktu itu.

karyawan AT & T mendengarkan suara pada uci coba pertama
komunikasi dari udara  ke darat (air-to-ground voice communication).

Pada tahun 1916 Perancis berhasil menguji coba komunikasi suara dari udara-ke-darat selama “pertempuran di Verdun”, satu tahun kemudian, mereka mendemonstrasikan komunikasi antar pesawat (udara-ke-udara).

KOMENTAR

Name

artis cara film Finansial game Gaya Hidup Info keluarga kesehatan kuliner Liburan Life Style musik olahraga Opini parenting Pendidikan Properti Rupa-Rupa Teknologi
false
ltr
item
PORTAL POSITIF: PERANG DUNIA I, Perang bagi para Penemu
PERANG DUNIA I, Perang bagi para Penemu
Banyak penemuan sekarang yang diasosiasikan dengan Perang Dunia I, seperti kapal selam, torpedo, pesawat tempur dan pesawat pembom.
https://2.bp.blogspot.com/-bcsb8zZWJeg/WJVKOSNY_OI/AAAAAAAAALA/QvqG4UAGNHcZWvvgAq7jJhxa9zS3xzU8wCEw/s400/big%2Bgun.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-bcsb8zZWJeg/WJVKOSNY_OI/AAAAAAAAALA/QvqG4UAGNHcZWvvgAq7jJhxa9zS3xzU8wCEw/s72-c/big%2Bgun.jpg
PORTAL POSITIF
http://www.portalpositif.com/2017/02/perang-dunia-i-perang-bagi-para-penemu_3.html
http://www.portalpositif.com/
http://www.portalpositif.com/
http://www.portalpositif.com/2017/02/perang-dunia-i-perang-bagi-para-penemu_3.html
true
7224742545207056145
UTF-8
Artikel tidak ditemukan LIHAT SEMUA Selanjutnya... Balas Batalkan Hapus Oleh Beranda HALAMAN ARTIKEL Lihat Semua BACA JUGA LABEL ARSIP SEARCH SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel sesuai permintaan anda Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus Sepember Oktober November Desember sekarang 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 hari yang lalu $$1$$ hours ago kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy